Indo Barometer: 61,8% Rakyat Ingin Jokowi Terpilih Lagi sebagai Presiden di 2019

Indo Barometer: 61,8% Rakyat Ingin Jokowi Terpilih Lagi sebagai Presiden di 2019

Meski Pilpres masih dua tahun lagi, disana sini sudah mulai ada pemanasan. Beberapa lembaga survey silih berganti merilis hasil jajak pendapat untuk mendeteksi peta kekuatan atau kans siap kandidat terkuat untuk menjadi Presiden di 2019.

Lembaga survei Indo Barometer adalah salah satunya. Lembaga ini telah melakukan survei siapa penantang potensial Jokowi di Pilpres 2019. Hasilnya, Prabowo tetap menjadi penantang dengan hasil 12,1%, terkuat dibanding nama lainnya.

Survei dilakukan dari tanggal 15 hingga 23 November 2017 kepada 1.200 responden di 34 Provinsi, dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error +- 2,83%

Hasilnya, sebanyak 61,8 persen responden menginginkan Jokowi kembali menjadi presiden.

“Mayoritas publik, 61,8 persen, menginginkan Joko Widodo kembali menjadi Presiden untuk periode 2019-2024,” ucap Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari dalam paparannya.

“Yang tidak menginginkan kembali 23,6 persen. Dan yang tidak tahu atau tidak menjawab 14,7 persen,” kata Qodari.

Sementara untuk elektabikitas, Jokowi berada di angka 34,9 persen berdasarkan pertanyaan terbuka. Namun, jika berdasarkan pertanyaan tertutup dan hanya dibatasi 16 capres, elektabilitas Jokowi naik menjadi 44,9 persen.

“Dari pertanyaan terbuka calon presiden, awareness pemilih terhadap Joko Widodo cukup tinggi, yakni 34,9%,” kata Direktur Indo Barometer Muhammad Qodari, saat memaparkan hasil survei nasional ‘Siapa Penantang Potensial Jokowi di 2019’, di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Minggu (3/12/2017).

“Berdasarkan simulasi dua nama, tren elektabilitas Joko Widodo sejak 2015-2017 perlahan semakin meningkat meski sempat melemah pada September 2015. Sementara elektabilitas Prabowo Subianto sejak 2015-2017 mengalami fluktuasi. Sempat naik di September 2015 dan melemah pada Oktober 2016,” ujar Qodari.

 “Mayoritas publik, 61,8%, menginginkan Joko Widodo kembali menjadi presiden untuk periode 2019-2024. Lima alasan utama kepuasan publik tersebut karena meningkatnya pembangunan, dekat dengan rakyat kecil, sesuai dengan janji kampanye, bantuan pendidikan, dan memberikan bantuan bagi masyarakat miskin,” tuturnya.

Berikut ini hasil selengkapnya dari survei Indo Barometer terhadap elektabilitas Capres 2019:

  1. Jokowi 34,9%
  2. Prabowo Subianto 12,1%
  3. Anies Baswedan 3,6%
  4. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 3,3%
  5. Gatot Nurmantyo 3,2%
  6. Ridwan Kamil 2,8%
  7. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 2,5%
  8. Megawati Soekarnoputri 2,0%
  9. Tito Karnavian 1,8%
  10. M Sohibul Iman 1,5%
  11. Jusuf Kalla 1,0%
  12. Tri Rismaharini 0,9%
  13. Moeldoko 0,8%
  14. UU Ruzhanul Ulum 0,6%
  15. Deddy Mizwar 0,6%
  16. Hary Tanoesoedibjo 0,5%
  17. Ahmad Heryawan 0,5%
  18. Sandiaga Uno 0,4%
  19. Setya Novanto 0,3%
  20. Ganjar Pranowo 0,3%
  21. Ahmad Syaikhu 0,3%
  22. Bima Arya Sugiarto 0,2%
  23. Zainul Mutaqin 0,1%
  24. Belum memutuskan 6,1%
  25. Rahasia 4,6%
  26. Tidak tahu atau tidak jawab 15,4%


Dibaca 1758 x
Please Share:
Previous Arinal Djunaidi Turut Serta dalam Safari Politik ke Istana
Next Padanan Istilah-istilah Perpajakan dalam Bahasa Inggris

You might also like

Sosial 0 Comments

Api Kecil Radikalisme itu Telah Membesar dan Siap Membakar NKRI

Apa yang akan terjadi pada Pilpres 2019 nanti ? Mari kita lihat bahwa pertarungan 2019 akan sama dengan 2014. Disana hanya akan ada dua kekuatan besar yaitu Prabowo dan Jokowi.

Politik 0 Comments

Pilkada DKI: Sandiaga Uno Klaim 60% Warga Jakarta tidak ingin Ahok lagi?

Sandiaga Uno adalah bakal calon gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra yang meniru gaya Jokowi dalam bersosialisasi yaitu dengan cara blusukan mengunjungi warga DKI. Dari hasil blusukannya, Sandi mengklaim bahwa

Politik 0 Comments

Ini Dia Geng Mafia Migas Penghambat Arcandra Tahar sebagai Menteri ESDM

Trio maut Ari Soemarno (AS), Sudirman Said (SS) dan Said Didu (SD) masih menancapkan pengaruhnya dalam hal migas dan energi. Mereka masih menaruh ‘orang-orang’ mereka di jajaran Eselon 1 dan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply