Paksa Penumpang Turun dan Todongkan Pistol, Sopir Uber jadi Tersangka

Paksa Penumpang Turun dan Todongkan Pistol, Sopir Uber jadi Tersangka

Polisi telah menetapkan status tersangka terhadap AS pengemudi Uber. AS dalam pemeriksaan terbukti melakukan ancaman kepada penumpangnya.

“Ya tersangka dan sudah ditahan sejak malam tadi,” ujar Kapolsek Gambir AKBP Ida Ketut Gahananta Krina Rendra saat dihubungi detikcom, Kamis (7/6/2016).

“Kita kenakan pasal 335 ayat 1 tentang pengancaman,” sambungnya.

Terkait temuan tanda pengenal kedutaan Malaysia dibenarkan olehnya. Meski begitu pihaknya belum dapat mengkonfirmasi keaslian tanda pengenal tersebut.

“Dari pemeriksaan, ID (tanda pengenal kedutaan Malaysia) benar dia mengeluarkan saat pengancaman itu. Akan tetapi kita konfirmasi dulu ke sana (Kedutaan Malaysia), mungkin setelah libur lebaran ini baru bisa dikonfirmasi, karena instansi terkait juga sedang libur,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, AS dilaporkan seorang penumpang Uber, Setiawati (25) karena diancam dengan pistol dan diturunkan di tengah jalan. Padahal Setiawati sedang membawa ibunya yang sakit.

Sempat terjadi perdebatan sebelum Setiawati dan ibunya diturunkan. AS hendak membatalkan perjalanan karena alasan macet. Dia sempat menodongkan pistol, yang belakangan diketahui merupakan air softgun.

Soal figur pistol milik AS tersebut, Ida Ketut belum mau berkomentar banyak. Sekarang masih dalam proses pemeriksaan. AS berstatus sebagai terperiksa.

“Itu nanti saksi ahli yang punya perkiraan. Kalau dilihat sepintas memang kita bisa tahu. Tetapi nanti akan kita diuji, kita juga akan tanyakan kepada orang punya kompetensi,” kata AKBP Ida dihubungi Rabu (6/6/2016).

Pihak Uber sendiri sudah memutuskan hubungan kontrak dengan AS. (detik.com)



Dibaca 3150 x
Please Share:
Previous Surat Perjanjian Guru dan Murid agar Guru tidak Ragu dalam Memberi Hukuman
Next Tempat Recommended untuk Berburu Kuliner Ajib di Kota Bandar Lampung

You might also like

Isu

Ini Dia Daftar Rumah Sakit, Klinik dan Bidan Pengguna Vaksin Palsu

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan merilis daftar 14 rumah sakit dan 8 bidan/klinik yang diduga sempat menggunakan vaksin palsu. Daftar tersebut hanya dari satu pemasok di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang,

Isu

Karena Korupsi, Anggota DPRD Bandar Lampung Ini Sedih Berlebaran di Balik Penjara

Anggota DPRD Bandar Lampung Agus Sujatma merasa sedih menjalani Hari Raya Idul Fitri pertamanya di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung (Lapas Rajabasa). Agus adalah terpidana kasus korupsi yang dihukum

Isu

Ternyata Ahok Tidak Pernah Melarang Kaum Muslim untuk Melakukan Takbir Keliling di Malam Idul Fitri

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diketahui memberikan imbauan kepada warga Jakarta untuk bisa merayakan malam takbiran dengan tertib serta mentaati aturan yang berlaku. Namun, Ahok menyatakan ketidaksukaanya terhadap

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!