Tontowi Ahmad – Liliyana Natsir Simbol Kekuatan Toleransi Indonesia

Tontowi Ahmad – Liliyana Natsir Simbol Kekuatan Toleransi Indonesia

Berita kemenangan pasangan Liliyana Tontowi di Olimpiade Rio de Janeiro membuat Indonesia bahagia karena kemenangan ini menjadi hadiah HUT ke 71 RI 2016.

Selain kemenangannya, yang istimewa dari pasangan ganda campuran keduanya menunjukkan arti toleransi bagi Indonesia dan dunia di pesta olahraga besar ini.

“Yang satu Muslim dan yang satunya lagi Katolik, yang satu Indonesia asli, dan yang satunya lagi keturunan Tionghoa. Tapi mereka bahu membahu berjuang bersama, saling mendukung dan mensupport menutupi kelemahan masing-masing. Tidak ada permusuhan dan tidak ada kebencian diantara mereka. Dan mereka membawa EMAS untuk INDONESIA,” tulis salah satu netizen, Dwityo, di sosmed.

“Owi dan Butet sudah menunjukkan arti toleransi, persatuan, perjuangan, dan persaudaraan sesama anak bangsa,” tambahnya.

twitter

Tanggapan atas komentar ini termasuk dari Arif Budiman yang menulis, “Jadi ingat Sigit Budiarto dan Chandra Wijaya yang meraih medali emas ganda putra pada Olympiade Sydney 2000.” Ada pula Princes Crestiana Miuw Miuw yang menulis, “Contoh yang baik soal toleransi… harusnya semua rakyat indonesia bisaaaa.”

Bonar Tigor Naipospos dari Setara Institute for Democracy and Peace mengatakan bahwa memang Liliyana dan Tontowi merupakan simbol keberagaman Indonesia.

“Bila kita berbicara soal perjuangan Indonesia, apapun agamanya, etnis tidak relevan lagi. Sekali menjadi WNI, semua setara dan memiliki hak yang sama dalam bidang ekonomi, politik, sosial dan budaya untuk bersama-sama berjuang ke depan,” kata Bonar.

“Kita lupa bahwa atlet-atlet kita berasal dari agama dan etnis yang berbeda dan kita tidak persoalkan hal ini. Kalaupun keturunan Tionghoa tidak dipersoalkan tetapi begitu urusan politik dipertanyakan,” tambahnya.

Bonar menyebut ini terjadi pada sejumlah politisi yang ia sebut ‘berpikiran sempit dan berstandar ganda’ dan mendukung sesuatu untuk kepentingan mereka.

Walaupun menang meyakinkan dalam dua set namun Liliyana yang biasa dipanggil Butet mengatakan sempat goyah di set kedua dan tenang setelah diyakinkan oleh Tontowi.

“Saat itu Owi berkata kepada saya ‘Nggak apa-apa cik, saya siap back-up di belakang. Cik Butet tenang aja jaga di depan. Cici lebih unggul kok (permainan) depannya’,” kata Liliyana seperti dikutip dalam situs Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia.

“Kata-kata Owi ini membuat saya makin semangat dan percaya diri. Setelah break, saya rileks saja, toh di game pertama saya sudah menang juga, seharusnya lawan yang under pressure,” tambahnya.

Lagu Indonesia Raya pun berkumandang di arena badminton pada hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus setelah Liliyana-Tontowi menang dalam dua set dalam menghadapi pasangan Malaysia Chan Peng Soon dan Goh Liu Yingdalam dua set 21-12, 21-14.

tontowi ahmad, liliyana natsir

*bbc.com



Dibaca 1737 x
Please Share:
Previous Selama 71 tahun RI, Baru Sekali Ada Upacara Bendera di Dusun Yakyu, Papua
Next Dalam Sepekan, 15 ribu Lebih Mobil Sukses Terjual di Pameran Otomotif GIIAS 2016

You might also like

Mari Memahami Apa itu Sleeper Cell, Monster Terorist di Sekitar Kita

Dulu Filipina menyangkal keberadaan ISIS di negaranya. Saya menduga, Filipina saat itu sedang menolak campur tangan negara asing, terutama Amerika. Soalnya, Amerika ini suka berdagang demokrasi, kebebasan berpendapat, HAM, dan

Politik 0 Comments

Meski Elektabilitasnya Tertinggi, Yusril ditolak Koalisi Cikeas karena Sombong

Sebenarnya, berdasarkan survei internal yang dilakukan Partai Demokrat, Yusril adalah cagub paling kuat karena memiliki elektabilitas tertinggi setelah petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Tetapi

Virus Santri 0 Comments

Jokowi: Indonesia Harus Menjadi Sumber Inspirasi dan Pemikiran Islam Dunia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa Islam di Indonesia sudah seperti resep obat yang paten yakni Islam washatiyah, Islam yang moderat. Sedangkan, Islam di beberapa negara lain masih mencari Islam

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply